Lombok Barat, NTB – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Puluhan siswa-siswi tampak antusias mengikuti pemberian wawasan kebangsaan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Karang Bayan, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada Pelda (K) Nyoman Dewi Tri Ary Susanti, melalui pendekatan games edukatif dan interaktif, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, disiplin, kebersamaan, serta semangat persatuan sejak usia dini. Dengan metode belajar sambil bermain, para siswa terlihat lebih mudah memahami pesan kebangsaan yang disampaikan, sekaligus membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Babinsa Karang Bayan menjelaskan bahwa pendekatan yang menyenangkan menjadi kunci agar anak-anak tidak merasa tertekan, namun tetap mampu menyerap nilai luhur Pancasila, semangat nasionalisme, serta pentingnya sikap saling menghormati. “Kami ingin menanamkan kecintaan kepada bangsa dan negara melalui cara yang ringan, ceria, dan dekat dengan dunia anak-anak,” ujar Pelda (K) Dewi.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua BPD Karang Bayan, Jurtilim (75), yang turut hadir memantau jalannya kegiatan. Ia mengapresiasi inisiatif Babinsa dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.
“pendidikan kebangsaan harus dimulai dari bangku sekolah agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa nasionalis,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SDN 1 Karang Bayan, Susi Anggraeni, S.Pd, yang menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat membantu pihak sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter kepada siswa.
“Anak-anak terlihat sangat senang, aktif, dan bersemangat. Metode games ini efektif membangun motivasi belajar mereka,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami arti kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah siswa menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.










